ist2_6475935-vitamin-s-table-with-food-iconsVitamin merupakan zat organik yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah sedikit selain kebutuhan makanan karbohidrat, lemak, protein dan mineral.

Berdasarkan kelarutannya dalam air, vitamin terbagi dua

  1. Vitamin larut air (misal: vitamin B dan C)
  2. Vitamin tak larut air (vitamin larut lemak) (misal: vitamin A, D, E, K)

Vitamin A berperan pada penglihatan

Vitamin A sangat bermanfaat untuk penglihatan kita. Terutama untuk pencegahan defisiensi vitamin A yang berdampak pada mata, seperti xeroftalmia, rabun senja, dan penyakit lainnya.

Tapi sebenarnya selain berperan pada mata, vitamin A juga baik untuk memicu pertumbuhan balita dan sebagai antioksidan. Selain itu vitamin A juga penting untuk pemeliharaan rambut dan kulit serta berguna membantu hormon yang berperan dalam proses reproduksi.

Kekurangan vitamin A atau defisiensi vitamin A membawa dampak atau penyakit pada kita. Biasanya defisiensi vitamin A akan muncul bila:

  1. Dalam waktu yang lama, diet yang dibutuhkan kekurangan vitamin A atau provitamin A
  2. Adanya gangguan resorpsi vitamin A atau provitamin A
  3. Adanya gangguan konversi provitamin A menjadi vitamin A
  4. Kerusakan hati
  5. Kelainan kelenjar tiroidea

Macam-macam defisiensi vitamin A, antara lain:

  1. Buta senja / rabun senja (night blindness)
  2. Xeroftalmia
  3. Kelainan kulit
  4. Metaplasia jaringan epitel
  5. Konsentrasi vitamin A dan karoten dalam plasma rendah.

Manfaat dari vitamin A ini untuk:

  1. Proses penglihatan
  2. Mengatur sistem kekebalan tubuh
  3. Mencegah kebutaan
  4. Menangkal radikal bebas
  5. Memicu pertumbuhan
  6. Memelihara kesehatan sel-sel epitel pada saluran pernapasan
  7. Membentuk dan memelihara pertumbuhan tulang dan gigi.
  8. Memelihara kesehatan kulit dan rambut
  9. Mendukung proses reproduksi

Kelebihan Vitamin A menyebabkan toksisitas

Tubuh hanya membutuhkan vitamin A dalam jumlah sedikit. Apabila kebutuhan vitamin A berlebih akan menyebabkan toksisitas. Gejjala toksisitas berpengaruh pada susunan saraf pusat (nyeri kepala, mual, ataksia, dan anoreksia, semuanya berkaitan dengan peningkatan tekanan cairan serebrospinal).

Vitamin D gratis!

Kekurangan vitamin D bisa menyebabkan osteomalasia (pada orang dewasa) atau rakhitis (pada anak-anak). Padahal sebenarnya vitamin D ini bisa disintesis di kulit dengan sinar matahari pagi.  Selain dari sinar matahari pagi, sumber vitamin D juga bisa didapat dari minyak ikan, susu, telur, dan keju.

Kekurangan vitamin D menyebabkan osteomalasia pada orang dewasa atau rakhitis pada anak-anak. Selain itu dampak lainnya seperti:

-gigi lebih mudah rusak

-otot bisa mengalami kejang-kejang

-pertumbuhan tulang tidak normal yang biasanya betis kaki akan membentuk huruf O atau X

Namun kelebihan vitamin D juga tidak baik, karena akan menyebabkan toksisitas.

Kekurangan Vitamin E menyebabkan kemandulan

vitamin E diperoleh dari ikan, ayam, kuning telur, kecambah, ragi, minyak tumbuh-tumbuhan dan lain-lain. Kekurangan vitamin E ini bisa menyebabkan mandul pada pria maupun wanita. Selain itu bisa juga menyebabkan gangguan syaraf dan otot.

Vitamin K

Kaitan vitamin K sangat dekat dengan gangguan perdarahan. Biasanya darah sulit membeku bila terluka. Selain itu vitamin K berperan dalam sintesis Protein Pengikat-Kalsium Tulang.

Vitamin K ini bisa diperoleh dari susu, kuning telur, sayuran segar dan lain-lain.

Vitamin B Kompleks

Vitamin B Kompleks terdiri B1 (Thiamin), B2 (Riboflavin), B3 (Niasin), B6 (pyridoxine), dan B12 (Cyanocobalamin).

Vitamin B1 (Thiamin)

Vitamin B1 ini sangat berperan penting dalam metabolisme karbohidrat. Tiamin memiliki peran sentral dalam metabolisme penghasil energi.

Thiamin bisa diperoleh dari gandum, daging, susu, kacang hijau, ragi, beras, telur, dan sebagainya. Kekurangan vitamin B1(Atiaminosis) akan menyebabkan penyakit beri-beri. Apabila wanita yang sedang mengandung kekurangan vitamin B1, maka anaknya akan menderita beri-beri kongental atau gejala beri-beri.

Vitamin B2 (Riboflavin)

Menurut buku Biokimia Harper, sumber utama Riboflavin adalah susu dan produk susu. Sedangkan dari sumber lain, vitamin B2 bisa juga diperoleh dari sayur-sayuran segar, kacang kedelai, kuning telur, dan banyak lagi lainnya.

Defisiensi Vitamin B2 (Ariboflavinosis) sering dijumpai namun tidak mematikan. Alasan mengapa ariboflavinosis tidak mematikan karena penghematan riboflavin di jaringan sangat efisien. Defisiensi riboflavin ditandai oleh keilosis, deskuamasi dan peradangan lidah, dan dermatitis seboroik.

Defisiensi vitamin B2 biasanya menyebabkan mulut kering, bibir pecah-pecah, pada sudut mulut dijumpai  maserasi dan retak-retak (fisura), yang memancar ke arah pipi. Kadang-kadang luka sudut mulut tersebut tertutup keropeng.

Niasin

Biokimia Harper mengatakan Niasin bukan suatu vitamin sejati. Itu alasannya mengapa Biokimia Harper tidak menuliskan Niasin sebagai vitamin B3. Namun disumber lain Niasin disebut Vitamin B3.

Niasin dapat diperoleh dari buah-buahan, gandum, ragi, hati, ikan, ginjal, kentang manis, daging unggas dan sebagainya. Defisiensi niasin akan menyebabkan pelagra namun terkadang pelagra juga dapat terjadi meskipun asupan niasin memadai (dengan alasan tertentu).

Vitamin B6 (pyridoxine)

Vitamin B6 didapat dari kacang-kacangan, jagung, beras, hati, ikan, beras tumbuk, ragi, daging, dan lain-lain. Gejala kekurangan Vitamin B6 antara lain cengeng, mudah kaget, kejang (tonik-klonik).

Ada yang berpendapat bahwa vitamin B6 mampu menyembuhkan dermatitis seberoik.

Vitamin B12

Biasanya kekurangan vitamin B12 akan menyebabkan anemia atau kurang darah, mudah lelah, lemas dan sebagainya.

Untuk mengobatinya biasanya dilakukan pemberian B12 yang tepat. Vitamin B12 ini biasanya bisa diperoleh dari telur, hati dan daging.

Vitamin C

Vitamin C biasanya bisa didapat dari jambu klutuk atau jambu batu, jeruk, tomat, nanas, sayur segar, dan lain sebagainya. Sedangkan penyakit yang ditimbulkan akibat defisiensi  vitamin C bisa macam-macam. Misalnya Skorbut/ scurvy, gusi berdarah, dan lain-lain.

Sumber:

-Biokimia Harper edisi 27

-http://www.medicastore.com

-http://klipingut.wordpress.com/2008/01/05/vitamin-a-lebih-dari-sekadar-mencegah-kebutaan/

-http://indonesia.faithfreedom.org/forum/uk-burkha-mengakibatkan-defisiensi-vitamin-d-t4416/

Kata kunci yang merujuk pada halaman ini:
vitamin lemak dalam air, perbedaan vitamin larut lemak dan larut air, metabolisme vitamin larut lemak

Share on Facebook: Share