Virus Ebola mudah menyebar dengan cepat. Pertama kali infeksi dimulai dari penularan dari hewan yang terinfeksi ke manusia. Nah, dari situ nantinya manusia meneruskan rantai penyakit ini ke manusia yang lain.
Penyebaran virus Ebola antar manusia bisa melalui makanan atau berpegangan. Kontak langsung dengan darah atau cairan yang terkontaminasi juga bisa menginfeksi manusia. Tidak hanya itu, manusia juga bisa terinfeksi hanya dengan menyentuh objek (misalnya jarum) yang sudah terkontaminasi.

JADI, APA SEBENARNYA VIRUS EBOLA ITU?
Virus Ebola sebenarnya termasuk salah satu virus yang menyebabkan sindrom demam berdarah. Epidemi virus Ebola ini tinggi di daerah Afrika termasuk Zaire, Gabon, Pantai Gading, dan Sudan.

Biasanya virus Ebola ini dapat menyebar dengan cepat pada satu keluarga. Dimana jika salah satu anggota keluarga terinfeksi, anggota yang lain dengan mudah terinfeksi juga.

APA SAJA YANG MENJADI GEJALA DAN TANDA PENYAKIT INFEKSI EBOLA?
Ada baiknya jika kita mengenali gejala-gejala awal dari infeksi virus Ebola ini. Biasanya gejala awal yang tampak seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, sakit perut dan diare. Terkadang disertai dengan sakit tenggorokan, cegukan, dan mata merah dan gatal.
Tanda-tanda dan gejala lain yang biasanya muncul antara lain muntah, perdarahan pada hidung, muntah darah, dan mata berdarah.
Selanjutnya pada kondisi yang lebih parah dapat ditemukan nyeri dada, shok bahkan tidak jarang berakhir dengan kematian.
Untuk itu sangatlah baik jika kita mengenali apa-apa saja yang menjadi penyebab penyakit infeksi ini.

HAL APA SAJA YANG MENJADI PENYEBAB PENYAKIT INFEKSI EBOLA?
Demam berdarah Ebola disebabkan oleh 4 dari 5 spesies Ebola. Keempat virus tersebut antara lain EBO-Z, Ebola Virus Sudan (EBO-S), Ebola virus Côte-d’Ivoire (EBO-C), dan Ebola virus Bundibugyo (EBO-B). Sedangkan spesies Ebola kelima adalah Ebola virus Reston (EBO-R). Spesies EBO-R sebenarnya bisa juga menginfeksi manusia, namun sekarang ini telah dilaporkan bahwa infeksi EBO-R tidak menyebabkan penyakit.

Pria dan wanita memiliki peluang yang sama terkena infeksi Ebola. Misalnya pria. Pria yang bekerja di hutan (terutama di Afrika atau Filipina) memiliki risiko yang lebih besar terinfeksi virus Ebola.
Nah, jika kebetulan anda telah terinfeksi virus ini, sangat dianjurkan bagi anda untuk mendapat terapi yang tepat agar semua keluhan di atas dapat teratasi.

KALAU BEGITU TERAPI APA YANG TEPAT UNTUK PENYAKIT INFEKSI EBOLA?
Sebenarnya tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit ini. Untuk saat ini pasien hanya mendapat terapi pendukung seperti cairan elektrolit yang berfungsi untuk mempertahankan kadar oksigen dan tekanan darah si pasien.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam terapi penyakit infeksi Ebola.
?Perawatan harus diberikan secara ketat. Karena virus Ebola sangat mudah menular
?Semua cairan yang keluar dari tubuh pasien baik itu liur, urin, ataupun darah harus ditangani secara hati-hati. Karena dari cairan-cairan ini virus Ebola pun dapat menular.
?Jika pasien meninggal, sebisa mungkin dikubur secepatnya dengan kontak sedikit mungkin.

APA SAJA KOMPLIKASI DARI PENYAKIT INI?
Kebanyakan dari penderita infeksi Ebola Virus mengalami komplikasi di mata. Komplikasi yang diderita antara lain nyeri pada mata, takut pada cahaya (photophobia), pengeluaran air mata berlebih (lacrimasi meningkat), dan kemampuan penglihatan berkurang.

Komplikasi lain yang sering terjadi antara lain nyeri otot (myalgia), sakit kepala, lemah, rambut rontok, berhentinya menstruasi, dan telinga terus-menerus berdengung (tinnitus).

APA SAJA YANG HARUS DILAKUKAN UNTUK MENCEGAH PENYAKIT INFEKSI EBOLA?
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, virus Ebola mampu menular dari satu manusia ke manusia lain hanya dengan kontak langsung saja. Untuk itu pencegahan terhadap penyakit infeksi Ebola ini pun cukup sulit.
Yang paling terutama adalah menghindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi virus Ebola sebisa mungkin. Apabila ada anggota keluarga terinfeksi virus ini sangat dianjurkan agar orang tersebut dirawat di rumah sakit. Begitu juga apabila ada teman anda yang meninggal akibat penyakit ini, usahakan jangan ada kontak langsung dengannya.

Dan bagi anda yang bekerja di hutan daerah epidemi penularan virus Ebola, sangat dianjurkan untuk selalu memakai sarung tangan agar tidak kontak langsung dengan objek-objek yang mungkin telah terkontaminasi.

SUMBER REFERENSI:
- King, John W. MD. (April 2010). “Ebola Virus”. http://www.emedicine.com
Samuel Pola Karta Sembiring
FK Universitas Sumatera Utara
Karta_morphic@yahoo.co.id

http://www.morphostlab.com
Pertama kali dipublish: 10 Juli 2010 pada 08:34

Kata kunci yang merujuk pada artikel ini:
penyebab virus ebola adalah, penyebab dan dampak virus ebola, virus ebola di Afrika, pencegahan virus ebola, penyakit ebola, gejala virus ebola, penyebab ebola, pengertian penyakit ebola

[browser-shot url="http://www.morphostlab.com/jawaban-konsultasi/konsultasi264-apa-yang-harus-saya-lakukan-bila-anak-sesak-napas.html" width="600"]

Share on Facebook: Share