Transport Membran

Pada membran terjadi dua proses transport melalui 2 mekanisme, yaitu mekanisme aktif dan mekanisme pasif.
Pada Mekanisme pasif terjadi dua proses transport (sumber lain ada yang mengatakan tiga proses.) yaitu Difusi Sederhana dan difusi fasilitator. Sedangkan proses yang satunya lagi (transport Ion Channel) akan kita bahas sedikit.

Difusi sederhana hanya mengikut gradient konsentrasi dan dipengaruhi oleh agitasi thermal molekul spesifik dan kelarutan materi. Sedangkan difusi fasilitator membutuhkan protein Carrier atau protein pembawa. Protein Carrier ini biasanya mengangkut molekul polar, misalnya asam amino dan glukosa. Difusi fasilitasi ini berlangsung dengan mekanisme pingpong.
Difusi fasilitas ini berbeda dengan difusi sederhana. Keduanya mempunyai perbedaan yaitu difusi fasilitas terjadi melalui carrier spesifik dan difusi fasilitas ini mempunyai kecepatan transport yang maksimum (Vmax).
Protein Carrier biasanya akan mengikat bahan yang akan ditransport. Dan protein carrier ini akan membawa bahan ke dalam sel. Jika konsentrasi bahan yang akan ditransport terus ditingkatkan, maka jumlah carrier akan habis berikatan dengan bahan tersebut sehingga pada saat itu kecepatan difusi menjadi maksimal (Vmaks).

Transport ion channel.
Transport jenis ini adalah khusus untuk ion-ion yang sulit ditransport secara difusi akibat muatan listriknya. Ion channel ini mempunyai sifat yang sangat selektif dan terbukanya channel tersebut akibat potensial listrik sepanjang membran sel dan melalui ikatan channel dengan hormone atau neurotransmitter.

Untuk transport mekanisme aktif biasanya dikenal dengan transport aktif. Transport aktif adalah jenis transport ion/materi yang membutuhkan energi karena harus berlawanan dengan gradient konsentrasi.
Transport aktif ini juga terbagi dua, yaitu transport aktif primer dan transport aktif sekunder.

Transpor aktif primer memerlukan energi secara langsung untuk mengangkut suatu zat untuk melawan gradien konsentrasinya. Sedangkan pada transpor aktif sekunder energy tidak digunakan secara langsung. Transpor jenis ini memakai energi “bebas pakai” yang disimpan dalam bentuk gradien konsentrasi ion.

Menurut sumber lain, transport aktif sekunder juga terbagi dua:
1. Transport aktif sekunder co-transport
2. Transport aktif sekunder counter transport

Pengangkutan zat atau materi pada sel terbagi:
1. Eksositosis
2. Endositosis
Eksositosis merupakan pengeluaran zat-zat yang berasal dari dalam sel.
Sedangkan endositosis adalah kebalikannya. Endositosis terbagi dua yaitu: fagositosis dan pinositosis

Fagositosis (sel makan) memasukkan materi berupa partikel multimolekul besar ke dalam sel. Misalnya bakteri dan sisa sel. Sedangkan pinositosis (sel minum) memasukkan materi yang berupa cairan ke dalam sel.
By: Morphic
(FK USU 2009)

Sumber:
-Fisiologi Manusia, L. Sherwood

Kata kunci yang merujuk pada halaman ini:
transport membran